Peneliti: Gadis Oktavia Ilrosa, Choirul Anam Alfathoni, Baihaqi Dafa Lainufar
Instansi: MTs Tarbiyatul Banin Winong, Pati, Jawa Tengah
Guru Pembimbing: Nailin Asfiyah, S.Pd
Pendahuluan
Dalam dunia pertanian modern, kebutuhan akan pupuk yang kaya unsur hara semakin meningkat. Salah satu unsur hara yang sangat penting bagi tanaman adalah kalium, yang berperan dalam meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit serta memperbaiki kualitas hasil panen. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada pembuatan pupuk kompos berbasis kalium dengan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan dan ramah lingkungan.
Bahan dan Alat
Bahan:
- Kohe kambing: 100 kg
- Gamping/Kalsium/Kapur Dolomit: 15 kg
- Daun bambu kering: 5 kg
- Pupuk organik cair hayati: 5 liter
- Garam grosok: 1/4 kg
- Rumput segar: 5 kg
- Dedak bekatul: 5 kg
- Daun pepaya: 5 kg
- Daun azolla: 5 kg
- Daun sirsak: 5 kg
- Daun bayam: 5 kg
Alat:
- Gelaran/Layar
- Pacul
- Spray
Metode Pembuatan
- Bongkar kohe kambing di atas gelaran/layar yang telah disediakan.
- Taburkan dedak bekatul secara merata di atas kohe kambing.
- Tambahkan gamping/kalsium/kapur dolomit sebagai sumber mineral tambahan.
- Taburkan daun bambu kering di atas campuran sebelumnya.
- Tambahkan daun pepaya, daun azolla, daun sirsak, dan daun bayam sebagai sumber kalium alami.
- Aduk semua bahan dengan pacul hingga tercampur merata.
- Spray pupuk organik cair hayati ke dalam campuran secara merata.
- Lakukan pengadukan berulang kali (3–5 kali), dengan setiap pengadukan diikuti oleh penyemprotan pupuk organik cair hayati.
- Pastikan campuran dalam keadaan lembab agar fermentasi berjalan optimal.
- Masukkan campuran ke dalam karung yang dilapisi plastik.
- Tutup rapat karung dan susun secara bertumpuk untuk menjaga kelembaban serta mempercepat proses fermentasi.
- Observasi fermentasi dengan cara mengidentifikasi suhu panas dalam karung sebagai tanda aktivitas mikroba berlangsung.
- Biarkan proses fermentasi berjalan selama satu bulan.
Hasil dan Pembahasan
Setelah satu bulan fermentasi, pupuk kompos kalium siap digunakan. Hasil fermentasi menunjukkan bahwa bahan-bahan alami yang digunakan berhasil mengalami dekomposisi secara optimal. Pupuk ini dapat digunakan untuk tanaman padi dan tanaman hortikultura lainnya untuk meningkatkan ketahanan terhadap serangan hama serta meningkatkan hasil panen secara signifikan.
Kesimpulan
Pupuk kompos kalium yang dibuat dari bahan alami ini terbukti efektif dalam menyuplai unsur kalium yang dibutuhkan tanaman. Proses pembuatannya juga relatif mudah dan murah, sehingga dapat dijadikan alternatif bagi petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.
Saran
Diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas pupuk ini pada berbagai jenis tanah dan tanaman. Selain itu, uji coba dalam skala yang lebih luas dapat membantu menentukan dosis aplikasi yang optimal.

