Pestisida Nabati Berkah 60: Solusi Ramah Lingkungan untuk Pertanian Berkelanjutan

Daun dan Biji
0


Peneliti:
 Gadis Oktavia Ilrosa, Choirul Anam Alfathoni, Baihaqi Dafa Lainufar
Instansi: MTs Tarbiyatul Banin Winong, Pati, Jawa Tengah
Guru Pembimbing: Nailin Asfiyah, S.Pd

Pendahuluan

Di tengah maraknya penggunaan pestisida kimia yang berdampak negatif pada lingkungan, petani mulai mencari alternatif yang lebih ramah lingkungan. Salah satu inovasi yang berkembang adalah penggunaan pestisida nabati berbasis bahan alami. Pestisida nabati "Berkah 60" hadir sebagai solusi yang menjanjikan dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman tanpa meninggalkan residu berbahaya.

Tujuan penelitian ini adalah merumuskan dan menguji efektivitas pestisida nabati "Berkah 60" dalam menghalau hama dan jamur pada tanaman padi serta buah-buahan. Dengan bahan baku yang mudah diperoleh dan proses pembuatan yang sederhana, pestisida ini diharapkan dapat menjadi alternatif berkelanjutan bagi para petani.

Bahan dan Alat

Bahan:

  • Kunyit: 5 kg
  • Lengkuas: 5 kg
  • Temu ireng: 5 kg
  • Tetes tebu/Molase: 8 kg
  • Air: 20 kg

Alat:

  • Parutan
  • Drum fermentasi
  • Pengaduk kayu
  • Timbangan
  • Wadah penyimpanan


Metode Pembuatan

  1. Parut kunyit, lengkuas, dan temu ireng hingga halus.
  2. Masukkan hasil parutan ke dalam drum fermentasi.
  3. Campurkan molase dan air, aduk hingga homogen.
  4. Tuangkan campuran molase dan air ke dalam drum berisi bahan parutan.
  5. Aduk hingga semua bahan tercampur merata.
  6. Buka drum setiap 3 hari sekali selama 15 hari untuk memastikan fermentasi berlangsung dengan baik.
  7. Lanjutkan proses fermentasi selama 1 bulan.

Pemanenan

Fermentasi dianggap matang ketika semua ampas parutan mengendap di bagian bawah drum dan cairan fermentasi naik ke atas. Pada tahap ini, pestisida nabati siap digunakan.

Cara Penggunaan

  • Larutkan 100 ml pestisida nabati dalam 16 liter air.
  • Semprotkan ke tanaman setiap 10 hari sekali.
  • Dapat digunakan pada tanaman padi dan buah-buahan untuk menghalau hama dan jamur.

Hasil dan Pembahasan

Dalam pengujian di lahan pertanian, pestisida nabati "Berkah 60" menunjukkan hasil yang positif. Tanaman padi yang disemprotkan secara berkala mengalami penurunan serangan hama seperti wereng dan ulat daun. Sementara itu, tanaman buah-buahan yang rutin diberikan perlakuan juga lebih tahan terhadap serangan jamur.

Pestisida nabati ini bekerja dengan mekanisme penghambatan pertumbuhan jamur dan mengganggu metabolisme serangga hama. Kandungan aktif dari kunyit, lengkuas, dan temu ireng diyakini memiliki efek insektisida alami yang memperlambat perkembangan hama tanpa membahayakan organisme non-target.

Kesimpulan

Penggunaan pestisida nabati "Berkah 60" terbukti efektif dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman dengan cara yang lebih aman bagi lingkungan. Dibandingkan dengan pestisida kimia, solusi ini tidak meninggalkan residu beracun dan dapat mendukung pertanian berkelanjutan.

Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)