Pati, Jawa Tengah - Suasana penuh semangat terlihat para siswa, dengan bimbingan guru, tengah merangkai satu per satu impian kemandirian pangan melalui pembuatan kandang hidroponik terpadu. Proyek ini bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan wujud nyata penerapan ilmu pengetahuan untuk menjawab tantangan ketahanan pangan di tingkat keluarga.
Di bawah arahan Nur Alfiyatur Rahmah, S.Si., Salsabila Azzahra danAmanda Khoirotunnisa , serta siswa lainnya, bahu-membahu mewujudkan kandang hidroponik impian mereka. Terlihat dalam foto, instalasi pipa hidroponik sudah mulai terpasang. Para siswa tampak antusias memeriksa setiap sambungan dan memastikan aliran air dapat berfungsi dengan baik. Struktur kandang ayam sederhana pun mulai terlihat, menunjukkan integrasi antara peternakan dan pertanian dalam satu sistem terpadu.
"Kami belajar banyak hal di sini," ujar Salsabila, sambil mengencangkan sambungan pipa. "Tidak hanya tentang hidroponik, tapi juga tentang bagaimana memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar kami untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat."
[Foto: Salsabila Azzahra dan Amanda, siswa MA Tarbiyatul Banin Winong, didampingi Nur Alfiyatur Rahmah, S.Si., tengah serius mengamati instalasi pipa hidroponik yang sudah terpasang. Tampak background dinding kuning dan struktur kandang ayam sederhana mulai terbentuk.]
Konsep kandang ayam Lestari (Kastari) menjadi inspirasi utama dalam proyek ini. Para siswa berupaya menciptakan sistem yang efisien dan ramah lingkungan, dengan memanfaatkan limbah ternak sebagai nutrisi bagi tanaman hidroponik. Dengan cara ini, diharapkan dapat tercipta siklus yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
Nur Alfiyatur Rahmah, S.Si., selaku guru pembimbing, mengungkapkan kebanggaannya terhadap semangat dan dedikasi para siswa. "Mereka tidak hanya belajar teori, tapi juga mempraktikkannya langsung," ujarnya. "Saya berharap, pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga bagi mereka di masa depan."
Melalui proyek kandang hidroponik terpadu ini, siswa MA Tarbiyatul Banin Winong tidak hanya belajar tentang pertanian dan peternakan, tetapi juga tentang kerja sama, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan serta ketahanan pangan.
Jurnalis: Nur Alfiyatur Rahmah, S.Si
Fotografer: Salsabila Azzahra dan Amanda
Penyelaras: Nur Alfiyatur Rahmah, S.Si
Fotografer: Salsabila Azzahra dan Amanda
Penyelaras: Nur Alfiyatur Rahmah, S.Si

