Kelompok Tani Wangan Bolek merupakan kelompok tani yang berbasis di Desa Pekalongan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kelompok ini dibentuk atas inisiatif masyarakat desa dengan tujuan mengembangkan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan dan berbasis sumber daya lokal. Kelompok ini juga aktif memberdayakan petani muda serta menjalin kolaborasi riset dengan lembaga pendidikan untuk inovasi pertanian, khususnya dalam pengembangan pupuk hayati berbasis mikroorganisme lokal dan limbah organik seperti kulit nanas dan akar bambu (Wartaphoto.net, 2025)1.
Struktur
organisasi kelompok ini terdiri atas ketua, sekretaris, bendahara, dan anggota
yang berjumlah sekitar 32 orang per Mei 2025. Fokus utama kegiatan kelompok
meliputi budidaya padi dan hortikultura secara organik, produksi pupuk hayati,
pemanfaatan limbah organik, serta edukasi dan pelatihan bagi petani muda (Radar
Pati, 2024)2.
Kelompok
Tani Wangan Bolek juga menjadi pusat edukasi dan praktik pertanian ramah
lingkungan dengan mengintegrasikan teknologi lokal dan hasil riset. Kolaborasi
dengan siswa SMA Negeri 1 Jakenan menghasilkan pupuk organik cair inovatif
bernama AminoBoost yang telah diuji laboratorium dan diaplikasikan di lapangan
dengan hasil yang menjanjikan dalam mempercepat pertumbuhan dan hasil panen
padi (Wartaphoto.net, 2025)1.
Dalam
konteks dinamika kelompok tani secara umum, penelitian menunjukkan bahwa
keberhasilan kelompok tani sangat dipengaruhi oleh peran lembaga tradisional
dan kepemimpinan yang efektif, yang berkontribusi pada peningkatan
produktivitas dan penerapan teknologi tepat guna dalam usaha tani (Sriyono,
2010)3. Hal ini relevan dengan
keberhasilan Kelompok Tani Wangan Golek dalam mengadopsi teknologi pupuk hayati
dan praktik pertanian organik.
